http://fenomena.iain-jember.ac.id/index.php/fenomena/issue/feed Fenomena 2021-11-10T02:00:05+00:00 Mokhammad Miftakhul Huda hoeda_twin@yahoo.com Open Journal Systems <p><a href="http://fenomena.iain-jember.ac.id/index.php/fenomena/about"><strong>Fenomena </strong></a>is a journal that publishes current original research on religious studies and Islamic studies using an interdisciplinary perspective, especially within Islamic Theology studies and its related teachings resources.</p> <p><a href="http://fenomena.iain-jember.ac.id/index.php/fenomena/about"><strong>Fenomena</strong> </a>is published twice a year (April and October) by <a href="http://lppm.iain-jember.ac.id/">the Centre for Research and Community Service (LP2M)</a>, <a href="http://www.iain-jember.ac.id/">Universitas Islam Negeri (UIN) KH. Achmad Siddiq Jember</a>, East Java, Indonesia.</p> http://fenomena.iain-jember.ac.id/index.php/fenomena/article/view/54 TINJAUAN ETIKA BISNIS ISLAM PADA MEKANISME PENJUALAN BIBIT IKAN LELE SISTEM TIMBANGAN (Islamic Business Ethics Analysis in The Selling Mechanism of the Juvenile Catfish Weights System) 2021-08-31T03:09:52+00:00 Arif Zunaidi arifzunaidi@iainkediri.ac.id Elisa Fitri Febriani elisafitri12ak112@gmail.com Jamaludin A Khalik gamal_ac@gmail.com <p>Usaha budidaya ikan lele saat ini semakin variatif. sejalan dengan kemajuan zaman dan teknologi, prinsipnya cenderung menggunakan lahan seminimal mungkin agar mendapatkan hasil yang maksimal. Dalam praktiknya, ada model jual beli bibit lele yang menggunakan timbangan. Penelitian mengunakan metode kualitatif dengan metode observasi untuk melihat fakta yang terjadi di lapangan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan menggunakan metode analisis penelitian deskriptif. Tujuan Penelitian untuk megetahui bagaimana praktik jual beli bibit ikan lele sistem timbangan dalam perspektif Etika Bisnis Islam. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Praktik jual beli bibit ikan lele yang terjadi di Dusun Tawang ini jika dilihat dari segi ketauhidan sebenarnya telah memenuhi rukun dan syarat dalam jual beli. Dalam kaitannnya dengan etika bisnis islampun tidak ada pelanggaran berat. Namun dalam prosesnya masih ada kecurangan yang dilakukan pembeli yaitu menimbang dengan tidak adil. Selebihnya sudah sesuai dengan etika bisnis islam.</p> <p><em>Catfish farming is currently increasingly varied. In line with the advancement of times and technology, the principle tends to use as little land as possible in order to get maximum results. In practice, there is a model for selling catfish seeds that uses scales. This research uses qualitative methods with observational methods to see the facts that occur in the field. The collected data were analyzed using descriptive research analysis method. The research objective was to find out how to practice selling catfish seeds with a weighing system in the perspective of Islamic Business Ethics. The results of the study revealed that the practice of buying and selling catfish seeds that occurred in Tawang, when viewed from the perspective of monotheism, actually fulfilled the pillars and requirements in buying and selling. In relation to Islamic business ethics, it is not heavy. However, in the process there is still fraud committed by buyers, namely weighing unfairly. The rest is in accordance with Islamic business ethics.</em></p> 2021-09-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Arif Zunaidi, Elisa Fitri Febriani, Jamaludin A Khalik http://fenomena.iain-jember.ac.id/index.php/fenomena/article/view/58 PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (Studi pada karyawan Bank Jatim Syariah Kantor Cabang Kediri Dan Kantor Cabang Pembantu Blitar) 2021-05-11T05:51:56+00:00 Muhammad Ridwan Bakhtiar bakhtiar.ridwan@gmail.com Ali Samsuri alisamsuri@iainkediri.ac.id Dijan Novia Saka sakanova@iainkediri.ac.id <p>Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan aset yang paling berharga dalam mempertahankan kelangsungan hidup suatu perusahaan. Maka dari itu dibutuhkan SDM yang bersedia ikut andil melebihi in-role pekerjaan mereka, dengan kata lain SDM tersebut menampilkan perilaku extra-role atau disebut organizational citizenship behavior. Terdapat beberapa faktor yang mendorong terjadinya OCB diantaranya motivasi kerja dan Budaya Organisasi. Permasalahan pada penelitian ini adalah apakah motivasi kerja dan budaya organisasi berpengaruh terhadap organizational citizenship behavior karyawan di Bank Jatim Syariah Kantor Cabang Kediri dan Kantor Cabang Pembantu Blitar. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 47 orang. Metode yang dipakai adalah Kuantitatif Deskriptif, Analisis Regresi Berganda, Koefisien Determinasi. Hasil penelitian ini, hasil kategorisasi variabe, seluruh variabel penelitian diperoleh kategori sedang. Hasil dari persamaan regresi Y = 0,160 + 0,436X<sub>1</sub> + 0,501X<sub>2</sub>. Hasil dari uji koefisien korelasi X1 terhadap Y sebesar 0,748. Hasil dari uji parsial X1 terhadap Y menunjukkan T<sub>hitung</sub>&gt;T<sub>tabel</sub> (7,566 &gt; 2,013) dengan Sig. 0,00 &lt; 0,05, maka terdapat pengaruh positif dan signifikan antara X1 terhadap Y. Hasil dari uji parsial X2 dengan Y menunjukkan T<sub>hitung</sub>&gt;T<sub>tabel</sub> (6,104 &gt; 2,013) dengan Sig. 0,00 &lt; 0,05. Dengan hasil uji koefisien korelasi X2 terhadap Y sebesar 0,673. maka terdapat pengaruh positif dan signifikan antara X2 terhadap Y. Hasil dari uji simultan menunjukkan nilai F<sub>hitung</sub>&gt;F<sub>tabel </sub>(69,653 &gt; 3,21) dengan Sig. 0,00 &lt; 0,05. Serta, hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai 0,760, maka disimpulkan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel bebas terhadap variabel terikat.</p> <h1><em>Abstract:</em></h1> <p><em>Quality of human resources are the most valuable assets in maintaining the survival of a company. Therefore, HR are needed who are willing to take part beyond their in-role work, in other words, these HR display extra-role behavior or are called organizational citizenship behavior. There are several factors that encourage OCB, including work motivation and organizational culture. The problem in this study is whether work motivation and organizational culture affect organizational citizenship behavior of employees in Bank Jatim Syariah Kediri Branch Office and Blitar Sub-Branch Office. The population and research sample amounted to 47 people. The method used is descriptive quantitative, multiple regression analysis, and coefficient determination. Research result this, from the variable categorization all of the research variables obtained in the moderate category. Results of regression equation Y = 0.160 + 0.436X1 + 0.501X2. The result of the correlation coefficient test of Work Motivation to Organizational Citizenship Behavior is 0.748. The result of partial test, work motivation against organizational citizenship behavior shows that t<sub>count</sub>&gt; t<sub>table</sub> (7.566&gt; 2.013) with Sig. 0.00 &lt;0.05, then there is a positive and significant influence of work motivation on organizational citizenship behavior. The results of partial test, organizational culture with organizational citizenship behavior shows t<sub>count</sub>&gt; t<sub>table</sub> (6.104&gt; 2.013) with Sig. 0.00 &lt;0.05. With result the correlation coefficient test of organizational culture to organizational citizenship behavior is 0.673. then there is a positive and significant influence of organizational culture on organizational citizenship behavior. The results of the simultaneous test show the value of F<sub>count</sub>&gt; F<sub>table</sub> (69.653&gt; 3.21) with Sig. 0.00 &lt;0.05. And The result of coefficient determination shows a value of 0.760, then concluded that there is a positive and significant influence of dependent variable on independent variable.</em></p> 2021-09-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Muhammad Ridwan Bakhtiar, Ali Samsuri, Dijan Novia Saka http://fenomena.iain-jember.ac.id/index.php/fenomena/article/view/59 MENYOAL PERAN ALUMNI (Analisis Manajemen Pemberdayaan Alumni UIN KHAS Jember) 2021-09-01T10:26:25+00:00 Kholilur Rahman lilur66@g.mail.com <p>Tranformasi atau merubah bentuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dari Sekolah Tinggi ke Institut atau dari Institut ke Universitas bukan merupakan pekerjaan yang mudah. Apalagi yang dirubah bentuknya adalah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). 8 (delapan) STAIN bersiap alih status menjadi IAIN, dan 9 (sembilan) IAIN menjadi UIN, termasuk di dalamnya IAIN Jember menjadi Universitas Islam Negeri KH. Achmad Shidiq (UIN Khas) Jember. Naskah ini mengulas tentang peran alumni (Khususnya Alumni S3 IAIN Jember) pada proses tranformasi status dari Insitut menjadi Universitas. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan : (1) untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana proses tranformasi IAIN Jember menjadi UIN Khas Jember sebagai wujud <em>local wisdom </em>(kearifan lokal), (2) untuk mengetahui peran almuni UIN Khas Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualititatif, yaitu penelitian engan memahami fenomena secara holistik secara alamiah. Sumber penelitian ini adalah penelitian kepustakaan <em>(library research),</em> yaitu penelitian yang berbasis kajian teoritis, referensi serta literatur ilmiah lainnyaHasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Nilai <em>local wisdom </em>dalam proses tranformasi IAIN Jember menjadi UIN Khas Jember, meliputi: <em>p</em><em>enghargaan sejarah, penegasan faham keagamaan, dan penegasan azas </em>bagi UIN Khas Jember. (2) Peran almuni UIN Khas Jember sebagai katalisator, kontributor, <em>public opinion, </em>dan <em>mover networking </em>bagi pengembangan dan kemajuan UIN Khas Jember.</p> <p><em>The organizational transformation of Islamic universities and colleges is not an easy task. Moreover, the transformation is under the authority of the state, namely the National Islamic Religious College ("State Islamic Religious College/PTKIN). Eight State Islamic colleges (STAIN) are preparing to become State Islamic Institute (IAIN) and nine IAIN become State Islamic University (UIN), including IAIN Jember to become UIN KH. Achmad Shidiq (UIN KHAS) Jember. This manuscript discusses the role of graduates (especially S-3 graduates of IAIN Jember) in the organizational transformation process from the State Islamic Institute to the State Islamic University. This study aims to: (1) analyze how the process of transforming IAIN Jember into UIN KHAS Jember is included in local wisdom; and (2) to find out the progress of the graduates of UIN Khas Jember. This study uses a qualitative descriptive approach that is to understand the phenomenon holistically naturally. This research method is library research, namely research based on theoretical studies, references, and other scientific literature. The results of this study are: (1) The value of local wisdom in the organizational transformation process of IAIN Jember into UIN KHAS Jember is historical appreciation, affirmation of religious ideology, and affirmation of principles for UIN KHAS Jember. (2) The graduates of UIN KHAS Jember act as catalysts, contributors, public opinion makers, and movers of networking for the development of UIN KHAS Jember.</em></p> 2021-09-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Kholilur Rahman http://fenomena.iain-jember.ac.id/index.php/fenomena/article/view/60 PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PEGADAIAN CABANG PEGADAIAN SYARIAH BANGKALAN 2021-09-01T10:39:53+00:00 M. Kholid kholidpinggiran@darul-hikmah.com Imamul Muttaqin miliadiarisandhi@darul-hikmah.com Uzie Nurhayati uzienurhayati@darul-hikmah.com <p>Penelitian ini ingin menguji dan mengetahui seberapa besar pengaruh kepuasan kerja (X) dan terhadap kinerja karyawan (Y) dimana populasinya adalah sebagian karyawan Pegadaian Syariah Cabang Bangkalan dan dalam penelitian ini sejumlah 32 karyawan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh, yaitu teknik sampling yang tidak memberikan peluang bagi seluruh anggota populasi dimana penetuan sampel pada sebagian anggota populasi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan angket atau kuesioner. Teknik Analisis yang digunakan adalah uji statistik melalui uji T, koefisien determinasi (R2) dan regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian dengan Uji T menunjukkan bahwa variabel kepuasan kerja mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t-hitung lebih besar dari pada t-tabel (2.063 ? 1,694) dan nilai signifikan lebih kecil dari 0.05 (0.0478 ? 0.05). Sedangkan hasil koefisien determinasi (R2) sebesar 0.124 ini berati kontribusi variabel independen (kepuasan kerja) mempengaruhi variabel dependen (kinerja karyawan) sebesar 1,24% sedangkan sisanya sebesar 98.76% dipengaruhi oleh variabel lain diluar model penelitian.</p> <p><em>This study examines how the influence of job satisfaction (X) and on the performance of employees (Y) Pawnshop Syariah, Bangkalan Branch. The total population in this study were 32 employees. The sampling technique used is a saturated sampling technique, which is a sampling technique that does not provide opportunities for all members of the population. So, the determination of the sample on some members of the research population. The method of data collection is done with a questionnaire or questionnaire. The analysis technique used is statistical test through T test, coefficient of determination (R2) and simple linear regression. Based on the results of the research with the T test, it shows that the job satisfaction variable has a positive and significant effect on employee performance with a t-count value greater than t-table (2.063 ? 1.694) and a significant value less than 0.05 (0.0478 ? 0.05). While the results of the coefficient of determination (R2) of 0.124 means that the contribution of the independent variable (job satisfaction) affects the dependent variable (employee performance) by 1.24% while the remaining 98.76% is influenced by other variables outside the research model.</em></p> 2021-09-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 M. Kholid, Imamul Muttaqin, Uzie Nurhayati http://fenomena.iain-jember.ac.id/index.php/fenomena/article/view/61 Efektivitas Bahan Ajar E-Modul Interaktif Berbasis Android Untuk Peningkatan Pemahaman Konsep Lingkaran Kelas VI SD 2021-09-01T10:56:26+00:00 Makmun Murod makmunmurod.010@gmail.com Slamet Utomo slamet.utomo@umk.ac.id Sri Utaminingsih sri.utaminingsih@umk.ac.id <p>Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VI &nbsp;pada pembelajaran Matematika materi konsep lingkaran. Faktor-faktor yang menyebabkan hasil belajar Matematika masih rendah salah satunya adalah masih kurangnya penggunaan bahan ajar yang menarik dan menunjang proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas bahan ajar Matematika e-modul interaktif berbasis android untuk meningkatkan pemahaman konsep lingkaran kelas VI Sekolah Dasar di Kabupaten Demak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket dan tes tetulis. Instrumen penelitian berupa tes. Sampel penelitian ini dilakukan dengan purpose sampling. Analisis data meliputi deskripsi data, uji prasyarat analisis, dan uji hipotesis dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian adalah bahan ajar Matematika&nbsp; e-modul interaktif berbasis android cukup efektif &nbsp;untuk&nbsp; meningkatkan pemahaman konsep lingkaran kelas VI&nbsp; tentang konsep lingkaran&nbsp; dengan nilai t-hitung 30,926&nbsp; sedangkan t-tabel sebesar 1,9765&nbsp; &nbsp;maka t-hitung &gt;&nbsp; t-tabel atau 30.926&nbsp;&nbsp; &gt; &nbsp;1,9765.</p> 2021-09-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Makmun Murod, Slamet Utomo, Sri Utaminingsih http://fenomena.iain-jember.ac.id/index.php/fenomena/article/view/62 Implementasi Reward Dan Punishment Terhadap Peningkatan Kosa Kata Bahasa Inggris Di Bintana Research And Literacy Shelter Indonesia 2021-09-22T05:21:41+00:00 Zaenol Abidin zaenolabidin530@gmail.com Gina Romadhona ginaromadhon134@gmail.com Vera Yuli Andini verayuliandini01@gmail.com Muhammad Faiz gen_cang@yahoo.com <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan metode <em>reward </em>dan <em>punishment </em>dalam peningkatan kosa kata bahasa Inggris serta menggali informasi mengenai kelebihan dan kekurangan metode <em>reward </em>dan <em>punishment</em>. Metode penelitian dalam kajian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mendapati bahwa penguasaan kosa kata bahasa Inggris peserta didik meningkat. Selain itu tingkat keyakinan dan kepuasan siswa dalam proses pembelajaran semakin baik. Praktik pemberian <em>reward </em>dan <em>punishment </em>disesuaikan dengan kebutuhan siswa. <em>Reward </em>berupa hadiah kerajinan tangan, pujian, dan nilai. Sedangkan <em>punishment </em>berupa pengulangan materi dan tidak mendapatkan hadiah. Kelebihan dari metode ini adalah menumbuhkan rasa kompetitif dan memotivasi belajar secara maksimal. Sedangkan kekurangan dari metode ini berupa biaya yang harus disiapkan untuk memberikan hadiah serta terfokuskan pada siswa yang aktif saja, sebaliknya menjadi beban bagi siswa yang malas dan memiliki mental yang lemah.</p> <p><em>The </em>purpose<em> of this study is to describe the application of the reward and punishment method in increasing English vocabulary and to explore information about the advantages and disadvantages of the reward and punishment method. The research method in this study is a descriptive method. Data collection techniques were carried out by observation, interviews, and documentation. The results of this study found that mastery of English vocabulary increased. In addition, the level of confidence and student satisfaction in the learning process is getting better. The practice of giving rewards and punishments is adjusted to the needs of students. Rewards are in the form of handicraft gifts, praise, and grades. While punishment is in the form of repetition of material and not getting a prize. The advantage of this method is that it fosters a sense of competitiveness and motivates maximum learning. While the drawbacks of this method are in the form of costs that must be prepared for gifts and focus on only active students, on the contrary it becomes a burden for students who are lazy and have weak mentality.</em></p> 2021-09-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Zaenol Abidin, Gina Romadhona, Vera Yuli Andini, Muhammad Faiz http://fenomena.iain-jember.ac.id/index.php/fenomena/article/view/65 PERKAWINAN BEDA AGAMA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENDIDIKAN ANAK DI DESA WONOREJO KABUPATEN SITUBONDO 2021-10-16T05:05:51+00:00 Muhaiminah Darajat darajatmuhaiminah@gmail.com <p>Manusia adalah makluk sosial yang tidak mungkin bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Karena itu, ia hidup bermasyarakat dan mengembangkan kebudayaan serta peradaban untuku kepentingan bersama. Maka pernikahan merupakan jalan dalam bersosialisasi dengan manusia lainnya. Akan tetapi jika pernikahan dihadapkan pada masalah perbedaan terutama perbedaan agama maka hal ini menjadi rumit untuk menjalankan roda kehidupan kedepan. Sebab, jika sudah memiliki anak maka hal ini dapat menimbulkan kegoncangan pada diri anak. Ia akan ragu untuk memilih antara agama ayah atau ibunya. Islam sangat jelas sekali dalam mengatur hal ini. Penelitian kualitatif deskriptif ini, bermaksud untuk mengungkap hasil dari pada pernikahan beda agama tersebut, yaitu dampak Pernikahan antar agama bagi kelangsungan pendidikan anak desa Wonorejo Kabupaten Situbondo. Dari studi penelitian yang ada terungkap bahwa Pernikahan antar agama bagaimanapun tetap merugikan, terlebih bila dipandang dari sudut <em>pedagogis, </em>sebab secara tidak langsung berarti sudah mempersiapkan lingkungan yang kurang baik bagi kedua belah pihak (pasangan dan keluarganya masing-masing) serta bagi kelangsungan pendidikan anak-anaknya.</p> <p><em>Social creatures, that's humans who cannot possibly live without the help of others. Therefore, he lives in society and develops culture and civilization for the common good. So marriage is a way of socializing with other humans. However, if marriage is faced with the problem of differences, especially religious differences, it becomes complicated to run the wheel of life in the future. Because, if you already have children, this can cause shock in the child. He will hesitate to choose between the religion of his father or mother. Islam is very clear in regulating this. This descriptive qualitative research, intends to reveal the results of the interfaith marriage, namely the impact of interfaith marriage for the continuity of education for the children of Wonorejo village, Situbondo </em><em>City</em><em>. From existing research studies, it is revealed that interfaith marriages are still detrimental, especially when viewed from a pedagogical point of view, because it indirectly means that they have prepared an unfavorable environment for both parties (spouse and their respective families) as well as for the continuity of children's education. his son.</em></p> 2021-10-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Muhaiminah Darajat http://fenomena.iain-jember.ac.id/index.php/fenomena/article/view/67 PENINGKATAN PEMAHAMAN FIKIH PADA ANAK DENGAN METODE DEMONSTRASI DI MASA PANDEMI COVID-19 DI TPQ AL-HIKMAH KELURAHAN NGRONGGO KOTA KEDIRI 2021-11-04T23:27:30+00:00 Muhammad Yahya Khabibi mkzfairy@gmail.com Agus Miftakus Surur surur.math@gmail.com Agus Subandono virgokuragil17@gmail.com <p>Pengabdian masyarakat yang dilakukan ini bertujuan untuk mengenalkan pembelajaran Fikih menggunakan metode demonstrasi sebagai alternatif pengajaran dimasa pandemi Covid-­19. Pengabdian masyarakat yang dilakukan ini berdasarkan pada Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian masyarakat ini sebagai wujud dari program kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik dari rumah (KKN DR) IAIN Kediri yang dilakukan secara virtual dan memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Bentuk kegiatan ini bermacam­-macam diantaranya adalah kampanye media sosial dan pengajaran. Kampanye media sosial digunakan sebagai bentuk edukasi masyarakat tentang Covid-19 sedangkan pengajaran merupakan bentuk nyata kepedulian tentang pendidikan di masa pandemi. Kegiatan penerapan pembelajaran pada materi Fikih menggunakan metode demonstrasi ini dilakukan di Kelurahan Ngronggo kepada anak-anak TPQ al-Hikmah ang bertujuan memberikan alternatif di masa pembelajaran agama di masa pandemi. Hasil dari pengabdian tersebut menunjukkan respon positif, dimana anak-anak dapat menerima pembelajaran Fikih dan mendemonstrasikan agar dapat membantu mereka untuk belajar pendidikan agama Islam dengan lebih mudah dan bermakna.</p> <p><em>This community service aims to introduce Fiqh learning using the demonstration method as an alternative teaching during the Covid-19 pandemic. This community service is based on the Tri Dharma of Higher Education. This community service is a manifestation of the Thematic Real Work Lecture from home (KKN DR) IAIN Kediri program which is carried out virtually and takes into account the applicable health protocols. These activities take various forms, including social media campaigns and teaching. Social media campaigns are used as a form of public education about Covid-19, while teaching is a real form of concern about education during the pandemic. The activity of implementing learning on Fiqh material using the demonstration method was carried out in Ngronggo Village for TPQ al-Hikmah children with the aim of providing an alternative during religious learning during the pandemic. The results of this service show a positive response, where children can receive Fiqh learning and demonstrate so that it can help them to learn Islamic religious education more easily and meaningfully.</em></p> 2021-11-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Muhammad Yahya Khabibi, Agus Miftakus Surur, Agus Subandono http://fenomena.iain-jember.ac.id/index.php/fenomena/article/view/68 IMPROVING ARABIC LANGUAGE LEARNING BASED ON HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) IN EXCELLENT SENIOR HIGH SCHOOL 2021-11-10T02:00:05+00:00 Mokhammad Miftakhul Huda dr.hoeda@gmail.com Pandi Rais pandirais.10@gmail.com <p>Good Arabic learning cannot be separated from the method applied. The curriculum used at MAUDU has already applied K-13, but in fact many some teachers use the classical model. Therefore, a teaching model is necessary that can bring students not only able to answer questions, but also can understand the lessons much better. They can apply the material in their daily lives, analyze and evaluate what has/have been done. This model is known as HOTS (High Order Thinking Skills). This study tries to explain the HOTS system and its relation to Arabic literacy and to innovate the development of HOTS-based materials towards innovative learning. In this study, a descriptive approach, an analytical approach, and a critical approach were used. The results achieved in this study are the innovation of developing HOTS-based Arabic learning which includes several stages, they are basic competency analysis (KD), indicator analysis, student characteristics analysis, formulating learning objectives, material analysis, developing strategies, and learning activities, developing learning tools, developing assessments, linking the principles of HOTS (High Order Thinking Skills), and Revising all aspects and steps of learning development.</p> <p><em>Pembelajaran Bahasa Arab yang baik tidak terlepas dari metode yang digunakan. Kurukulum pembelajaran yang digunakan di MAUDU sudah menggunakan K-13, akan tetapi dalam pelaksanaannya banyak yang menggunakan model klasik. Karena itu diperlukan model pengajaran yang dapat membawa siswa tidak hanya sekedar dapat menjawab pertanyaan, tetapi siswa dapat memahami dengan lebih baik, menerapkan materi dalam kesehariannnya, juga dapat menganalisis dan mengevaluasi apa yang telah dikerjakan. Model tersebut dikenal dengan </em><em>HOTS (High Order Thinking Skills)</em><em>. Penelitian ini berusaha untuk menjelaskan system HOTS dan kaitannya dengan literasi Bahasa Arab dan membuat inovasi pengembangan materi berbasis HOTS menuju pembelajaran yang inovatif. Dalam penelitian ini, digunakan</em> <em>pendekatan deskriptif, pendekatan analisis, dan pendekatan kritis. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah Inovasi pengembangan pembelajaran bahasa Arab berbasis </em><em>HOTS</em> <em>y</em><em>a</em><em>n</em><em>g meliputi beberapa tahapan, yaitu analisis kompetensi dasar (KD), analisis indikator, analisis karakteristik peserta didik, merumuskan tujuan pembelajaran, analisis materi, mengembangkan strategi, dan kegiatan pembelajaran, mengembangkan perangkat pembelajaran, mengembangka</em><em>n </em><em>penilaian, mengkaitkan prinsip </em><em>HOTS (High Order Thinking Skills)</em><em>, dan Merevisi semua aspek dan langkah pengembangan pembelajaran</em></p> 2021-11-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Mokhammad Miftakhul Huda, Pandi Rais